"Maaf Merah "
Wajahnya merah padam,
Menahan rasa malu,
Rasa cámak yang membuat pilu hati,
Namun ku kan memberimu,
Kata maaf meski kau terlalu,
Pada aku,
Gurumu yang kau hinakan.
Karya Hendra Bahari Singkawang
Hendra Bahari Singkawang (Hendrasius, S.Pd) adalah seniman dan guru asal Singkawang, Kalimantan Barat. Ia merupakan keturunan Loson Van Nampo, Tarukun binti Ratu, Raden Syarief Usupm bin Nyabukng, dan Marta Kasehan. Sejak 2004, ia aktif di bidang seni dan pendidikan, serta penyiaran radio (2014–2025). Sebagai putra Dayak Salako Garantukng Sakawokng yang berbahasa Badameo, ia berkomitmen melestarikan budaya, seni, bahasa, dan sastra Salako.
Alamku Singkawang Di Singkawang, langit berteriak seribu warna senja Gunung berdiri sebagai penjaga mimpi yang tak tidur Angin berbisik...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar