Rabu, 05 November 2025

Teks Anekdot: “Menu Internasional”

 

Teks Anekdot: “Menu Internasional” 

Suatu sore, Batara dan Tolak sedang berkeliling kota setelah mengikuti pelatihan kerja. Karena lapar dan penasaran dengan gaya hidup modern, mereka memutuskan mampir ke sebuah restoran mewah yang baru buka di pusat kota.

Begitu masuk, keduanya langsung terpukau oleh suasana elegan dan aroma makanan yang menggugah selera. Seorang pelayan mendekat dengan sopan sambil membawa buku menu yang tebal, penuh tulisan berbahasa Inggris dan sedikit Prancis.

“Silakan, sir,” kata pelayan itu ramah.

Batara dan Tolak saling pandang. Mereka membuka menu dengan penuh semangat, tapi beberapa detik kemudian, wajah keduanya berubah bingung.
“Bat, ini apa ya… grilled salmon with lemon butter sauce? Kok kayak nama obat?” bisik Tolak.
Batara mencoba menebak, “Mungkin ayam bakar dikasih mentega dan jeruk nipis?”

Pelayan tersenyum sopan. “Do you need help, sir?” tanyanya.
Batara gugup menjawab, “No, no, we understand, mister!” padahal jelas-jelas tidak paham apa pun.

Setelah lima menit berdiskusi dalam bisikan yang penuh salah paham, akhirnya mereka memutuskan memesan sesuatu yang terdengar keren. “We order… uh… spicy beef tartare and one iced americano,” kata Tolak dengan percaya diri.

Beberapa menit kemudian, pesanan mereka datang. Betapa terkejutnya mereka saat melihat sepiring daging mentah yang ditaburi bumbu.
“Lho, mana nasi dan sambalnya?” protes Tolak pelan.

Batara menatap daging itu lalu berkata lirih, “Mungkin ini dagingnya masih segar banget, belum sempat dimasak.”

Pelayan lewat dan tersenyum, “Enjoy your meal, sir.”
Tolak menatap Batara dengan ekspresi campur aduk. “Bat, lain kali kita makan di warteg aja, ya. Bahasa Inggrisnya lebih bisa dimakan.”

Mereka berdua pun tertawa, meski perut masih lapar.

Tidak ada komentar:

HENDRA BAHARI SINGKAWANG: Hikayat Mungkar Lala

HENDRA BAHARI SINGKAWANG: Hikayat Mungkar Lala :   Hikayat Mungkar Lala Sebermula, adalah sebuah kampung di tepi sungai nan bernama Maring...