Senin, 19 Januari 2026

Negosiasi Jual Beli Taman Bougenville Singkawang

 

Jual Beli Taman Bougenville Singkawang

Bapak Sudarminto adalah pemilik sebuah taman bougenville yang cukup terkenal di kawasan Singkawang. Taman tersebut telah dikelolanya selama lebih dari sepuluh tahun dan sering dikunjungi wisatawan. Suatu hari, Bapak Drs. Joni Bahari datang untuk menyampaikan ketertarikannya membeli taman tersebut guna dikembangkan sebagai objek wisata edukasi.

Bapak Joni Bahari: “Selamat pagi, Pak Sudarminto. Saya sangat tertarik dengan taman bougenville milik Bapak. Saya berencana mengembangkannya menjadi taman wisata edukatif. Apakah Bapak bersedia menjualnya?”

Bapak Sudarminto: “Selamat pagi, Pak Joni. Terima kasih atas ketertarikannya. Taman ini memiliki nilai sejarah dan emosional bagi saya, sehingga saya menetapkan harga yang cukup tinggi.”

Bapak Sudarminto kemudian menyebutkan harga lima miliar rupiah. Mendengar hal tersebut, Bapak Joni Bahari tampak berpikir sejenak karena harga tersebut melebihi anggaran awal yang telah ia siapkan.

Bapak Joni Bahari: “Saya memahami nilai dan kerja keras Bapak dalam merawat taman ini. Namun, menurut perhitungan saya, harga tersebut agak di atas nilai pasar. Apakah masih memungkinkan untuk didiskusikan?”

Bapak Sudarminto: “Saya terbuka untuk berdiskusi, Pak, selama taman ini tetap dikelola dengan baik dan tidak kehilangan fungsinya sebagai ruang hijau.”

Bapak Joni kemudian mengajukan penawaran sebesar empat miliar rupiah dengan komitmen bahwa seluruh tanaman bougenville akan dipertahankan, bahkan dikembangkan, serta nama Bapak Sudarminto tetap dicantumkan sebagai pendiri taman.

Bapak Sudarminto: “Penawaran Bapak cukup menarik, terutama terkait pelestarian taman. Namun, saya berharap ada penyesuaian harga agar usaha saya selama ini juga dihargai.”

Setelah melalui pertimbangan, Bapak Joni menaikkan penawarannya menjadi empat miliar lima ratus juta rupiah, disertai perjanjian tertulis mengenai pelestarian taman dan kesejahteraan pekerja lama.

Bapak Sudarminto:“Baik, Pak Joni. Dengan syarat taman tetap dilestarikan dan karyawan lama tetap dipekerjakan, saya bersedia menerima harga tersebut.”

Bapak Joni Bahari:“Saya setuju dengan syarat itu. Semoga kerja sama ini membawa manfaat bagi kita dan masyarakat.”

Akhirnya, kedua belah pihak mencapai kesepakatan yang adil dan saling menguntungkan. Transaksi jual beli taman bougenville tersebut pun disepakati secara resmi dengan suasana penuh saling menghargai.

Tidak ada komentar:

Jual Beli Daging Sapi di Pasar Turi Singkawang

  Jual Beli Daging Sapi di Pasar Turi Singkawang Pasar Turi Singkawang selalu ramai pada pagi hari, terutama di bagian penjualan dagi...