Jumat, 22 September 2023

Cerita Anak "Gawe Ngabayotn" karya Hendra Bahari

 


Gawe Ngabayotn

Gawe Ngabayotn (Gawai Padi Naik Dango) di Kampung Singkawang telah tiba, orang-orang sibuk mempersiapkan segala macam perlengkapan untuk merayakannya. Acara ini, dilaksanakan setiap tanggal dua puluh, pada bulan Mei atau bulan Empat dalam sistem penanggalan suku Dayak Salako Garantukng Sakawokng.

              Ritual Gawe Ngabayotn akan segera dimulai, tampak Mak Kinoh sibuk menyiapkan sesajian. Sesajian Mak Kinoh ditaruh di atas talam, yang berupa: beras kampung, beras kuning, telur, bontouk, tumpik, poek, ayam, daging hewan, tembakau, sirih, gambir, kapur, dan sebagainya. Sesajian itu akan segera i-sangohotn (dipersembahkan) kepada JUBATO oleh panyangohotn (pemimpin doa).

"Kutn, sini bantu mama menyiapkan sesajian," panggil Mak Kinoh.

"Ya Mak. Ada apa Mak?" sahut Tarukutn dengan sopan.

"Tolong Mamak, antarkan sesajian ini ke serambi. Kamu letakkan di dekat Nek Nampo," pinta Mak Kinoh.

"Baik Mak," jawab Tarukutn.

Dengan sigap dan hati-hati, Tarukutn segera membantu ibunya. Sesajian dibawa ke tempat ritual, setelah itu mereka berkumpul dan duduk di belakang panyangohotn.

              Nek Nampo nyagohotn (membacakan mantra doa) di depan sesajian yang disiapkan. Doa dipanjatkan lebih kurang satu jam. Sesudah ritual dilaksanakan, mereka makan bersama. Mereka juga berkunjung ke rumah-rumah tetangga, dan sanak saudara yang merayakan Gawe Ngabayotn sebagai bentuk silaturahmi.

Di Gawe ngabayotn tahun ini, Mak Kinoh dan Tarukutn terlihat bahagia.


Profil Penulis:

Hendra Bahari alias Hendrasius, seorang Petani Singkong. Berasal dari Kampung Pakunam, Sijangkung, Singkawang, Kalimantan Barat, Indonesia.

Tidak ada komentar:

HENDRA BAHARI SINGKAWANG: Hikayat Mungkar Lala

HENDRA BAHARI SINGKAWANG: Hikayat Mungkar Lala :   Hikayat Mungkar Lala Sebermula, adalah sebuah kampung di tepi sungai nan bernama Maring...