Jumat, 26 Maret 2021

Puisi Hujan Kematian

 Hujan kematian

Titik hujan berguguran

Membasahi tiang-tiang pembaringan

Senada irama yang menusuk telinga

Mencelikkan mataku yang buram

Bersama angin dingin

Bersama pekatnya malam

Menusuk-busuk kulitku

Tetes demi tetes air terjun dari langit

Mengerayangi tubuhku yang mungil

Mengguncang dadaku yang dingin

Deras, deras membawa aku terhanyut

Terbawa oleh banjir bandang

Aku tergusur hujan hingga lencun

Aku kedinginan, aku menggigil

Aku tak mampu bertahan

Aku tertimpa gelombang sang Banyu

Aku terdampar ke perut bumi

Bersama jiwa-jiwa yang terhilang

Tersisa nama dan ratapan pilu.


Karya: Hendra Bahari (Hendrasius)

Tidak ada komentar:

HENDRA BAHARI SINGKAWANG: Hikayat Mungkar Lala

HENDRA BAHARI SINGKAWANG: Hikayat Mungkar Lala :   Hikayat Mungkar Lala Sebermula, adalah sebuah kampung di tepi sungai nan bernama Maring...