Jumat, 26 Maret 2021

Puisi "Tempurung Kelapa" karya Hendrasius

 Tempurung kelapa

Bara api membakar malam,

Menghangatkan periuk nasi,

Berisi beras kemarin,

Lidah api menari,

Menjilat burit periuk hitam ternoda

Perlahan namun pasti,

Burit periuk kan keriput

terkoyak luka menga-nga

Bara api menyala,

Membakar burit periuk,

Tercium bau hangus dari periuk

Mengepul asap putih dari beras gosong,

Tempurung kelapa berteriak-teriak

Namun semua telah tiada

Pergi tanpa derita

Yang tersisa hanyalah bahagia

Tanda rasa cinta pada mereka yang telah membara

Lebur bersama api di malam gelap


Karya :Hendrasius (Hendra Bahari)

Tidak ada komentar:

HENDRA BAHARI SINGKAWANG: Hikayat Mungkar Lala

HENDRA BAHARI SINGKAWANG: Hikayat Mungkar Lala :   Hikayat Mungkar Lala Sebermula, adalah sebuah kampung di tepi sungai nan bernama Maring...