Jumat, 26 Maret 2021

Puisi "Gejolak Hati" karya Hendrasius Bahari

 Gejolak Hati

Asabatku hampir putus

Kelam jiwaku menunggu

Untuk dia yang tercinta

Tanjul yang kau lempar

Atasi jiwaku yang kelu

Kelam tiada berdaya

Barisan semut menertawakan

Insan Tuhan yang lemah

Sebab ditinggalkan kekasihnya

Ampas asmara ternoda

Kelam jiwaku, suram hatiku

Hilang akalku, takkan pulang rasaku

Lara hatiku, merana otakku

Ngelu, jiwaku mengeram

Anganku hilang tertikam asmara

Muhalkan kembali dia padaku.

Biodata

Hendrasius, S.Pd., lahir di Kampung Pakunam, Sijangkung, pada tanggal 24 Desember 1983. Putra bungsu dari 10 bersaudara pasangan Tn. Bahari Loson bin Nampo, dan Ny. Kinah Usup binti Nyabukng memiliki hobbi membaca, menyanyi, dan berkebun.  Motto: Kegagalan merupakan pengalaman terbaik untuk memperbaiki diri. Bekerja sebagai Petani Singkong dan Penyiar Radio Diaros Duta Swara Singkawang. Alamat rumah: Jalan Sagatani RT/RW 16/004 No.4A Dusun Pakunam, Kelurahan Sijangkung, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat.

Tidak ada komentar:

HENDRA BAHARI SINGKAWANG: Hikayat Mungkar Lala

HENDRA BAHARI SINGKAWANG: Hikayat Mungkar Lala :   Hikayat Mungkar Lala Sebermula, adalah sebuah kampung di tepi sungai nan bernama Maring...