Senin, 20 April 2026

Puisi "Entah Sejak Kapan"

 

Entah Sejak Kapan

Entah sejak kapan
aku mulai menyebut namamu
di dalam hal-hal kecil—
pada secangkir pagi
dan langkah yang pulang terlalu cepat.

Tak ada yang benar-benar berubah,
hanya waktu yang diam-diam
menyisipkanmu
ke dalam pikiranku
tanpa permisi.

Seperti hujan yang tak pernah bertanya
apakah bumi siap basah,
perasaan ini jatuh begitu saja—
pelan,
tapi tak bisa dihentikan.

Dan kini aku hanya bisa bertanya,
entah sejak kapan
kau menjadi
sesuatu yang tak bisa
aku abaikan.

Tidak ada komentar:

Cerpen: Bandit Tak Boleh Menang

Malam di Petamburan terasa lebih dingin dari biasanya. Di ruang perawatan RS PELNI, bunyi teratur dari mesin pemantau detak jantung menjadi ...