Beberapa Contoh Tarian yang berasal dari Kota Singkawang (Sakawokng), Kalimantan Barat, Subsuku Dayak Salako Garantukng Sakawokng yaitu: Tari Tongkouk Bapenoh, Tari Nek Kinoh Batandur, Tari Bajujutn Saputn, Tari Karamõk Caeh, Tari Motekng Duriotn, Tari Nutukng Ampèkng, Tari Bajapetn, Tari Ngaepetn Bôntoukng, Tari Motong Gatoh, Tari Ngaimakng Aik, Tari Nyamoh Ikotn, Tari Nek Nampo, Tari Nugo Padi Mototn, Tari Sintetekng, Tari Basintakng Daukng, Tari Basioh, Tari Numpik, Tari Bagarúk Tomokng, Tari Toes, Tari Nek Busin Batungkatn Uboh, Tari Ngoser Pidaro, Tari Basarúk Ayu, Tari Bagaenokng, Tari Bacoekng Ubokng, Tari Tarukutn Batandur, dsb.
Hendra Bahari Singkawang (Hendrasius, S.Pd) Seniman yang lahir dan dibesarkan di kota Singkawang, Kalimantan Barat. Berkecimpung di dunia seni dan pendidikan dari tahun 2004 hingga sekarang, dengan dedikasi penuh dalam mencerdaskan generasi muda Singkawang. Sejak 2014 aktif di dunia penyiaran Radio. Sebagai putra Dayak Salako Garantukng Sakawokng, tetap menjaga identitas budaya dan melestarikan tradisi.
Minggu, 25 Juli 2021
Selasa, 13 Juli 2021
Materi Belajar Efektif
SMA NEGERI 8 SINGKAWANG
MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH (MPLS)
TAHUN 2021/2022
Selasa, 13 Juli 2021
MATERI CARA BELAJAR EFEKTIF
Oleh : Hendrasius, S.Pd.
A.Hakikat pembelajaran
Pembelajaran adalah suatu kombinasi yang tersusun, meliputi unsur-unsur manusiawi, materiel, fasilitas, perlengkapan, dan prosedur yang saling mempengaruhi untuk mencapai tujuan pembelajaran (Akib, 2010:42).
Berdasarkan teori belajar, ada lima pengertian pengajaran, yaitu:
1. Pengajaran ialah upaya menyampaikan pengetahuan kepada peserta didik/siswa di sekolah;
2. Pengajaran adalah mewariskan kebudayaan kepada generasi muda melalui lembaga pendidikan sekolah;
3. Pembelajaran adalah upaya meng organisasi lingkungan u untuk menciptakan kondisi belajar bagi peserta didik;
4. Pembelajaran adalah upaya mempersiapkan peserta didik untuk menjadi warga masyarakat yang baik;
5. Pembelajaran adalah suatu proses membantu siswa menghadapi kehidupan masyarakat sehari-hari.
Suatu sistem pembelajaran memiliki tiga ciri utama, yaitu: memiliki rencana khusus, ke saling ketergantungan antar unsur-unsurnya, dan tujuan yang hendak dicapai.
Unsur minimal dalam sistem pembelajaran adalah siswa, tujuan, dan prosedur. Sedangkan fungsi guru dapat dialihkan kepada media pengganti. Unsur dinamis pembelajaran pada diri guru terdiri dari motivasi membelajarkan siswa dan kondisi guru siap membelanjarkan siswa. Unsur pembelajaran kongruen dengan unsur belajar yang meliputi motivasi belajar, sumber bahan belajar, alat bantu belajar, suasana belajar, dan subjek yang belajar.
B. Pengertian Belajar
Menurut pendapat tradisional belajar (Akib, 42:2010) adalah menambah dan mengumpulkan sejumlah pengetahuan. Pengetahuan diperoleh dengan cara menghafal dari proses membaca ataupun latihan yang dilakukan secara efektif, yang tujuannya untuk pengembangan pendidikan intelektual. Belajar efektif adalah proses belajar mengajar yang berhasil guna, dan proses pembelajaran itu mampu memberikan pemahaman, kecerdasan, ketekunan, kesempatan dan mutu / kualitas yang lebih baik serta dapat memberikan perubahan perilaku dan dapat diaplikasikan atau diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga hasil dari pembelajaran itu akan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang unggul.
Dan untuk mencapai belajar yang efektif tentu saja dalam proses belajarnya harus dilakukan dengan baik dan benar. Berikut ini adalah tips-tips belajar yang baik dan benar :
1. Belajar Kelompok
Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.
2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran
Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.
3. Membuat Perencanaan Yang Baik
Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.
4. Disiplin Dalam Belajar
Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.
5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya
Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman.
6. Belajar Dengan Serius dan Tekun
Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.
7. Hindari Belajar Berlebihan
Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.
8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan dan Ujian
Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.
9. Jadilah Seorang Pemimpin. Latihlah rasa tanggung jawabmu.
Apabila guru meminta bantuanmu untuk mengerjakan sesuatu misalnya membersihkan kelas, jangan ragu untuk menerimanya. Ajak beberapa teman kelas dan pimpin mereka untuk membersihkan kelas bersama-sama.
10. Mendengarkan Penjelasan Guru Dengan Baik.
Jawablah setiap pertanyaan yang diajukan oleh guru apabila kamu mengetahui jawabannya. Jangan menunggu guru untuk memanggil kamu untuk menjawab pertanyaan.
11. Jangan Malu Untuk Bertanya.
Selalu ajukan pertanyaan kepada guru apabila tidak mengerti tentang sesuatu hal.
12. Kerjakan PR
Kerjakan PR dengan baik, jangan selalu mencari alasan untuk tidak mengerjakannya. Jangan malas mengerjakan PR dengan alasan lupa atau menunda-nunda mengerjakannya. Enak kan kalau kita cepat mengerjakan PR, jadi masih punya banyak waktu untuk bermain dan nonton TV deh!
13. Selalu Mengulang Pelajaran yang Sudah diajarkan
Setiap pulang dari sekolah, selalu mengulang pelajaran yang tadi diajarkan. Nanti sewaktu ada ulangan jadi tidak banyak yang harus dipelajari! Asyik!
14. Cukup Istirahat, Makan Dan Bermain
Semuanya dilakukan secara berimbang. Setelah pulang sekolah, kita sering ingin cepat-cepat bermain dan melupakan segala hal penting lainnya, contohnya makan dan istirahat. Padahal setelah seharian di sekolah, tak terasa badan kita membutuhkan masukan energi tambahan yang bisa didapatkan dari istirahat dan makanan yang kita makan. Oleh karenanya kita harus dapat membagi waktu untuk makan, istirahat dan bermain. Kalau semuanya dilakukan dengan baik, badan jadi segar setiap hari! Jadi tidak sering mengantuk di kelas!
15. Banyak Berlatih Pelajaran Yang Kurang Disukai
Apabila kamu tidak menyenangi suatu mata pelajaran, contohnya matematika, maka banyak-banyaklah berlatih, mengikuti kursus atau belajar berkelompok dengan teman. Sehabis belajar bisa bermain dan menambah teman baru di tempat kursus. Selain itu, siapa tahu dari kurang menyukai matematika, kalian malahan menyukainya.
16. Ikutilah Kegiatan Ektrakurikuler Yang Kamu Senangi
Cari tahu kegiatan apa yang cocok dan kamu suka. Contohnya apabila kalian suka pelajaran tae kwon do, cobalah untuk mengikuti kursus dari kegiatan tersebut, sehingga selain belajar pelajaran-pelajaran yang diajarkan di sekolah, kalian juga dapat mendapatkan pelajaran tambahan di luar sekolah.
17. Cari Seorang Pembimbing Yang Baik
Orangtua adalah pembimbing yang terbaik selain guru. Apabila ada yang kurang jelas dari keterangan guru di sekolah, kalian dapat menanyakan hal tersebut kepada orang tua. Selain itu, kalian juga dapat belajar dari teman yang berprestasi.
18. Jangan Suka Mencontek Teman
Kalau mencontek, kamu bisa bodoh karena tidak berpikir sendiri. Lagipula belum tentu, teman yang kamu contek itu menjawab pertanyaan dengan benar. Belum lagi kalau ketahuan guru dan teman lain, malu kan? Kalau kamu rajin belajar, pasti bisa menjawab semua pertanyaan dengan benar sehingga ulangan dapat nilai baik.
19. Niat Dengan Sungguh-Sungguh
Kalau belajar tidak sungguh-sungguh ataupun tidak niat, yang ada malah pikiran kita melayang kemana-mana. Entah itu tentang makanan, games, lawan jenis, dll. Oleh sebab itu, belajar yang baik dimulai dengan niat yang sungguh-sungguh.
20. Lokasi dan Situasi Yang Kondusif
Jikalau kita belajar, tidak mungkin kalau kita lakukan di tengah jalan raya? Ataupun ketika kita sedang makan. Cara yang paling efektif untuk belajar adalah mencari tempat yang nyaman dan tidak terlalu banyak gangguan agar kita bisa lebih konsentrasi.
21. Hindari Sikap Tidak Jujur
Sekarang ini banyak siswa membuat catatan untuk mencontek saat ada ulangan atau ujian. Dengan belajar dengan jadwal yang teratur seorang murid akan selalu siap jika ada ulangan dadakan dan tidak perlu mencontek.
22. Metode Imitasi
Proses belajar bisa berjalan dengan sempurna melalui metode imitasi atau meniru. Metode ini di realisasikan ketika seorang meniru orang lain atau gurunya, metode ini sering di gunakan anak kecil untuk melafal kata bahasa dari orang tuanya, Begitu juga jika ia meniru berbagai perilaku,etika dan tradisi
23. Trial and Error
Manusia juga belajar dari eksperimen pribadi.dia akan berusaha secara mandiri untuk memecahkan masalah yang di hadapi.terkadang beberapa kali dia melakukan kesalahan dalam memecahkan masalah, namun dia juga beberapa kali mencoba untuk melakuakan kembali. Sampai pada akhirnya dia mampu untuk menyelesaikan permasalahan dengan benar.
24. Conditioning
Manusia bisa belajar dengan pengkondisian. Seseorang di katakan belajar dengan pengkondisian jika ada stimulun dari indrawi yang merangsangnya. Ketika itulah seseorang menanggapi stimulus tersebut. Tanggapan yang ia berikan ialah suatu respon yang juga di barengkan dengan stimulus netral. Kemudian respon menyertai stimulus netral itu akan di ulang beberapa kali.
Setelah di lakukan pengulangan beberapa kali, kita akan menjumpai bahwa stimulus netrsl bisa memberikan respon dengan sendirinya sekalipun stimulus indrawi sudah tidak ada lagi.contoh klasi yang dilakukan psikolog Rusia Ivan pavlov dalam experimennya yang cukup masyur. Dia membunyikan lonceng (stimulus netral) pada waktu dia meletakkan sedikit makanan di mulut anjing (indrawi).biasanya, jika makanan itu di letakkan di deapn mulut anjing maka anjing tersebut akan meneteskan air liur (respon).dengan demikian air liur berbarengan dengan bunyi lonceng.
Ketika hal ini di ulangi beberapa kali, maka peneliti mencoba untuk membunyikan lonceng tanpa meletakkan makanan pada mulut anjing tersebut. Maka hasilnya anjing tersebut tetap meneteskan air liur ketika ia mendengar suara lonceng, sebuah respon baru yang belum pernah dialami oleh anjing. Sekarang anjing tersebut merespon bunyi lonceng dengan meneteskan air liurnya.padahal sebelum di lakukan eksperimen anjing tersebut tidak meneteskan air liur kalau hanya mendengar bunyi lonceng.
25. Metode Berpikir
Proses belajar juga bisa berjalan sempurna dengan melalui metode berpikir, dengan metode ini seseorang sering kali mampu menyelesaikan masalah hidupnya, dia akan memilki kesamaan dan apa saja yang tidak memiliki kemiripan. Dengan demikian dia akan bisa menarik kesimpulan, dengan pilihan tersebut. Maka pada kuncinya berilah anak-anak kita pertanyaan yang menurut dia mudah, dengan demikian anak tersebut akan selalu belajar dan berpikir.
26. Mulailah Dari yang “Kecil”
Mulailah belajar dari topik yang paling anda kuasai / gampang. Setelah itu barulah dilanjutkan dengan topik yang lebih “menantang”. Hal ini dimaksudkan agar kita tidak langsung down dan putus asa jika mengerjakan soal-soal sulit terlebih dahulu.
27. Sering-seringlah “Practice”
Latihan dan latihan itulah kunci untuk mahir dalam suatu mata pelajaran. Semakin banyak anda mengerjakan dan memahami soal semakin terbiasa pula anda dalam mengerjakannya.
28. Fokus
Ketika belajar, kita dituntut untuk serius. Jangan setengah hati. Karena pikiran kita tidak dapat melakukan / memikirkan beberapa kegiatan / hal dalam satu waktu.
29. Mohon Bimbingan-NYA
Jangan lupa banyak-banyak berdoa. Karena selain dari nilai religi-nya, hal tersebut dapat membuat kita lebih fokus ketika belajar dan dapat membuat pikiran kita lebih tenang.
30. Menggunakan Media dan Sumber-Sumber Yang Relevan
Jika kita hanya menggunakan 1 buku sebagai bahan patokan untuk belajar. Apapun hasil yang kita dapat belum tentu maksimal. Untuk itulah, cobalah untuk mencari-cari hal yang terkait kita pelajari dengan menggunakan Sumber dan Media yang sudah ada. Kita bisa mencarinya dengan menggunakan Internet, Koran, Buku lain, Majalah, dan lain-lain. Tentu kita juga tidak mau ilmu yang kita dapat hanya segitu saja karena hanya mempunyai 1 buku atau sumber yang tidak lengkap. Untuk itulah, Sumber dan Media hanyalah sebagai pelengkap dalam belajar yang baik dan benar.
****Sekian dan Terima Kasih****
Jumat, 09 Juli 2021
Rabu, 23 Juni 2021
Pakunam
Karamok
Jumat, 23 April 2021
Pantun Hari Kartini
Contoh.
Kartini menari
Pak Sapril cari kueni,
Kueni dicari sambil menari,
Bulan April hari Kartini,
Marilah bernyanyi sambil menari.
Kartini cantik pandai menari,
Menari-nari menghibur diri,
Kawan-kawan mari kemari,
Kita bersama menghibur diri.
Dalam perigi ada gelatik,
Saling mengejar hingga ke sini,
Buat apa berwajah cantik,
Kalau tidak berhati kartini.
Karya
Hendra Bahari
Rabu, 07 April 2021
Puisi "Maaf Merah" karya Hendra Bahari Singkawang
"Maaf Merah "
Wajahnya merah padam,
Menahan rasa malu,
Rasa cámak yang membuat pilu hati,
Namun ku kan memberimu,
Kata maaf meski kau terlalu,
Pada aku,
Gurumu yang kau hinakan.
Karya Hendra Bahari Singkawang
Selasa, 30 Maret 2021
Puisi "Menari di atas Awan" karya Hendrasius, S.Pd.
Pohon Pejuang
Hendrasius, lahir di Sijangkung, 24 Desember 1983. Putra bungsu dari sepuluh bersaudara memiliki hobbi membaca, menyanyi, dan berkebun. Bekerja sebagai Petani Singkong. Motto: Kegagalan merupakan pengalaman terbaik untuk memperbaiki diri.
Menari awan di atas Gunung
Menggenggam harapan secerah Surya
Menghangatkan Dia yang berlari
Di gerbang tanah Khatulistiwa
Awan menari di atas pohon
Berdendang riang Dia yang terlahir
Tangis pilu calon Pejuang
Demi mereka yang tak datang
Pohon melambai di Gunung Padagi
Menandai Dia yang bersenjata
Membela bangsa dan negara
Dari derita yang kian meraja
Menggigit jantung hingga kepala
Pada Dia yang mati muda
Demi membela yang tiada bernoda
Semua karna Doa-Doanya.
Senin, 29 Maret 2021
Puisi "Gigi dan Pisau" karya Hendrasius Bahari
Gigi dan Pisau
Gig negara terjatuh,
Di atas tajamnya mata pisau,
Negara itu teriris,
Terluka berderai.
Karya: Hendrasius Bahari.
Minggu, 28 Maret 2021
Puisi Sinar Mematikan karya Hendrasius Bahari
Sinar Mematikan
Langit pagi memecahkan sinar mentari,
Cahayanya menusuk kulitku,
Hingga kulitku hangus terbakar.
Karya Hendrasius Bahari
Jumat, 26 Maret 2021
Puisi "Tangisan Malam" karya Hendrasius Bahari
Tangisan Malam
Di tengah malam sunyi,
Aku menangis meraung-raung,
Menangisi Mereka,
Yang telah pergi bersama angin malam,
Yang membawa raunganku pada Ilahi.
Di tengah malam sunyi,
Aku menitikan air mata darah,
Menangisi mereka,
Yang telah hancur bersama angin Surga,
Yang membawa derasnya air mataku pada Sang Pencipta.
Karya : Hendrasius Bahari
Puisi Gerimis dan Rembulan karya Hendrasius, S.Pd.
Gerimis dan Rembulan
Hujan Gerimis,
Menantang rembulan malam ntuk bersinar,
Bersama gemerisik di sela-sela dedaunan.
Gerimis dan Rembulan,
Akankah Dia akan membara?
Ataukah Diakan menangis bersama Gerimis di malam ini?
Merenungi Rembulan yang bersembunyi?
Karya: Hendrasius, S.Pd
Puisi "Berjuta Badai" Karya Hendra Bahari
Sudah dikirim
Berjuta Badai
Aku berada di tengah badai
Tersisih bersama beratus luka
Karna api yang membara
Cintamu yang mendua
Aku tertusuk seribu duri
Terbuang dari kulit anyir
Karna asmara yang membara
Dustamu yang tersisa
Aku terluka di antara puing-puing duri
Kecewa hati bersama sejuta derita
Karna kau yang tiada bermuka
Janjimu indah penuh bualan
Aku mati di antara semak berduri
Merana, tersiksa dengan berlaksa dosa
Karna kau yang durjana
Kau membuatku mati terhina
Puisi 16 baris untuk lomba tingkat nasional.
Biodata Penulis
Hendrasius, Putera bungsu dari Bapak Bahari Loson bin Nampo dan Ibu Kisah Usup binti Nyabukng. Lahir pada hari Sabtu, tanggal 24 Desember 1983, di Dusun Pakunam, Kelurahan Sijangkung, Kecamatan Singkawang Selatan, Kalimantan Barat. Memiliki hobby membaca buku, dan berkebun. Pekerjaan sebagai petani singkong. Motto &Tetap jujur dan adil meski berada di antara gelombang besar.& Alamat rumah Jalan Sagatani Rt/Rw: 16/004 no.4 Kelurahan Sijangkung, Kec. Singkawang Selatan, Kota Singkawang, Propinsi Kalimantan Barat, Indonesia.
Puisi "Singkawang Tanoh Parenean Dirik" karya Hendrasius (Hendra Bahari)
Puisi Lomba
Singkawang Tanoh Parenean Dirik
Terukir indah namamu,
Pada rongga mulut mereka yang suci,
N'tuk menggaungkan tonggak sejarah leluhur,
N'tuk sebongkah batu permata,
Di zamrud pusaka leluhur suci Singkawang.
Bantang Sakawokng dulu namanya,
Nama yang indah, nama yang suci,
Tempat berjuta makhluk memuja-muji JUBATO,
Sang Pencipta alam sejagat raya.
Bantang Sakawokng, Kota Singkawang,
Tanoh Parenean, tanah nan indah permai,
Tanah berjuta harapan dan aturan,
Sebagai penyambung nafas mereka yang telah pergi,
Untuk kampokng tompokng Parenean sapage waris,
Tanah pusaka leluhurku,
Dayak Salako Garantukng Sakawokng.
Biodata Penulis
Hendrasius, Putera bungsu dari Bapak Bahari Loson bin Nampo dan Ibu Kisah Usup binti Nyabukng. Lahir pada hari Sabtu, tanggal 24 Desember 1983, di Dusun Pakunam, Kelurahan Sijangkung, Kecamatan Singkawang Selatan, Kalimantan Barat. Memiliki hobby membaca buku, dan berkebun. Pekerjaan sebagai petani singkong. Motto &Tetap jujur dan adil meski berada di antara gelombang besar.& Alamat rumah Jalan Sagatani Rt/Rw: 16/004 no.4 Kelurahan Sijangkung, Kec. S
ingkawang Selatan, Kota Singkawang, Propinsi Kalimantan Barat, Indonesia.
Puisi "Tempurung Kelapa" karya Hendrasius
Tempurung kelapa
Bara api membakar malam,
Menghangatkan periuk nasi,
Berisi beras kemarin,
Lidah api menari,
Menjilat burit periuk hitam ternoda
Perlahan namun pasti,
Burit periuk kan keriput
terkoyak luka menga-nga
Bara api menyala,
Membakar burit periuk,
Tercium bau hangus dari periuk
Mengepul asap putih dari beras gosong,
Tempurung kelapa berteriak-teriak
Namun semua telah tiada
Pergi tanpa derita
Yang tersisa hanyalah bahagia
Tanda rasa cinta pada mereka yang telah membara
Lebur bersama api di malam gelap
Karya :Hendrasius (Hendra Bahari)
Puisi "Gejolak Hati" karya Hendrasius Bahari
Gejolak Hati
Asabatku hampir putus
Kelam jiwaku menunggu
Untuk dia yang tercinta
Tanjul yang kau lempar
Atasi jiwaku yang kelu
Kelam tiada berdaya
Barisan semut menertawakan
Insan Tuhan yang lemah
Sebab ditinggalkan kekasihnya
Ampas asmara ternoda
Kelam jiwaku, suram hatiku
Hilang akalku, takkan pulang rasaku
Lara hatiku, merana otakku
Ngelu, jiwaku mengeram
Anganku hilang tertikam asmara
Muhalkan kembali dia padaku.
Biodata
Hendrasius, S.Pd., lahir di Kampung Pakunam, Sijangkung, pada tanggal 24 Desember 1983. Putra bungsu dari 10 bersaudara pasangan Tn. Bahari Loson bin Nampo, dan Ny. Kinah Usup binti Nyabukng memiliki hobbi membaca, menyanyi, dan berkebun. Motto: Kegagalan merupakan pengalaman terbaik untuk memperbaiki diri. Bekerja sebagai Petani Singkong dan Penyiar Radio Diaros Duta Swara Singkawang. Alamat rumah: Jalan Sagatani RT/RW 16/004 No.4A Dusun Pakunam, Kelurahan Sijangkung, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat.
Puisi "Untukmu Umpam Kembang Hatiku" Karya Hendrasius, S.Pd.
UNTUKMU UMPAM KEMBANG HATIKU
Oleh Hendrasius, S.Pd.
Nampo menabur asmara kepada Umpam,
Kembang bertangan dingin mengurusi mereka yang hendak beranak,
Berketurunankanlah teruna tunggal ternamai Loson,
Di dalam kolam asmara dua insan milik Yang Agung.
Beribu sayang,
Sungguh amat di sayangkan,
Di tengah perjalanan menuju rumahtangga indah,
Sang Kanda ditakdirkan pergi ke Kahyangan,
Dijemput oleh-Nya,
Menemui Sang Kuasa,
Teruna tertunggal tiada beradik,
Hidup berkalung rindu kepada ayah.
Takdir terukir untuk bahtera hidup,
Tatkala Umpam menjalin kasih,
Pada jejaka ternamai Bujuk,
Dirahimnya terukir benih suci,
Nekal,
Badegok,
Nonong,
Untai, dan Mekel.
Dua keturunan terukir nyata dari rahimnya,
Sang Kekasih pujaan hati.
Riwayat Penulis
Hendrasius, S. Pd., atau yang lebih akrab dipanggil Hendra Bahari Singkawang, lahir pada hari Sabtu, 24 Desember 1983 di Kampung Pakunam, Kelurahan Sijangkung, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Putra bungsu dari Sepuluh bersaudara pasangan Alm. Bahari anak Loson cucu Nampo, dan Almh. Kinah anak Usup cucu Nyabukng. Memiliki hobbi membaca, menyanyi, memasak, dan berkebun. Motto: &Kegagalan merupakan pengalaman terbaik untuk memperbaiki diri, karna bersama TUHAN tidak ada yang mustahil&
Alamat Rumah: Jalan Sagatani Rt/Rw: 16/004, no 4, Dusun Pakunam, Kelurahan Sijangkung, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia.
HENDRA BAHARI SINGKAWANG: Hikayat Mungkar Lala
HENDRA BAHARI SINGKAWANG: Hikayat Mungkar Lala : Hikayat Mungkar Lala Sebermula, adalah sebuah kampung di tepi sungai nan bernama Maring...
-
Hikayat Mungkar Lala Sebermula, adalah sebuah kampung di tepi sungai nan bernama Maringa. Adapun kampung itu sangatlah makmur, tanahnya ...
-
Hikayat Menuju Tajok Rancang Sebermula, pada zaman purbakala tersebutlah sebuah negeri besar di pedalaman hutan Kalimantan, diperintah...