Rabu, 14 Oktober 2026

Cerpen Jejak langkahku menuju cahaya oleh Debi Karwangi

Namaku Debi Karwangi. Aku adalah seorang anak gadis yang tumbuh di kampung yang tenang di tepian sungai, jauh dari hiruk-pikuk kota besar. Kampungku sederhana, dengan jalan tanah yang berpasir dan rumah-rumah kayu yang berdiri kokoh di atas tiang-tiangnya. Setiap pagi sebelum matahari benar-benar naik, suara ayam berkokok sudah menjadi alarm bagiku, udara pagi yang sejuk menyapa saat aku membuka jendela, membawa serta aroma tanah basah dan dedaunan hijau yang segar. Di sinilah aku belajar mengenal kehidupan dari hal-hal yang paling sederhana namun penuh makna.

Selagi kecil, aku bukanlah anak yang paling pandai di kelas. Aku masih ingat betul saat duduk di bangku sekolah dasar, aku sering kali menjadi yang terakhir selesai mengerjakan soal. Teman-temanku sudah menutup buku mereka sementara aku masih sibuk mengerutkan dahi, mencoba memahami apa yang tertulis di papan tulis. Ada kalanya aku merasa kecil, merasa tidak secepat mereka dalam menangkap pembelajaran. Namun ibuku selalu berkata dengan lembut, "Debi tidak apa-apa berjalan pelan, asalkan tidak berhenti berjalan. Bunga pun mekar pada waktunya masing-masing, tidak ada yang sama berpersis." Kata-kata itu seperti pelita kecil di hatiku, menghapus rasa minder yang kadang datang menyapa.

Aku tumbuh menjadi gadis yang lebih suka mengamati daripada berbicara. Saat teman-teman lain bermain di luar, aku sering duduk di beranda rumah, menatap ke arah depan rumah yang damai. Aku suka membaca buku, meski butuh waktu lama bagiku untuk menyelesaikannya. Aku suka menulis, menuangkan apa yang ada di pikiranku ke atas kertas. Karena tulisan tidak pernah terburu-buru menuntutku untuk cepat selesai, di dalam tulis-tulisanku aku bebas menjadi diriku sendiri tanpa takut dinilai lambat atau kurang. Setiap kata yang kutulis adalah bukti bahwa aku ada, bahwa aku memiliki suara meski hanya lewat goresan tinta yang sederhana.

Aku adalah Debi Karwangi, gadis dari kampung tepian sungai yang sederhana, aku bukan orang yang luar biasa, tapi aku memiliki hati yang tidak gampang menyerah. Jejak langkahku mungkin kecil dan lambat, tapi aku yakin selama aku terus melangkah ke arah yang benar, suatu saat aku akan sampai ke tempat yang aku impikan. Perjalanan ini adalah milikku, dengan semua cerita sedih dan bahagianya. Dan aku siap menuliskan bab-bab selanjutnya dengan semangat yang baru, hari-hari baru, Sering matahari yang selalu terbit membawa cahaya baru.

Tidak ada komentar:

Cerpen Jejak langkahku menuju cahaya oleh Debi Karwangi

Namaku Debi Karwangi . Aku adalah seorang anak gadis yang tumbuh di kampung yang tenang di tepian sungai, jauh dari hiruk-pikuk kota besar ....