“Cinta Rame-Rame di Kantin Sekolah”
Di sebuah sekolah, hiduplah Pak Slamet, tukang kantin yang terkenal ramah dan sering ketawa sendiri saat menghitung kembalian. Suatu hari, muncullah Brondong Jono, anak baru yang hobi ngemil roti goreng Pak Slamet bukan karena lapar, tapi karena wajahnya polos bikin Pak Slamet senang.
Awalnya, hubungan mereka hanya soal roti dan gorengan. Tapi lama-lama, setiap Pak Slamet melihat Jono, senyumannya lebih lebar dari tumpukan kerupuknya. Ikan lele di kantin pun seakan ikut menatap iri. Burung pipit di atap juga berkicau, “Hati-hati, Pak! Anak itu jago kabur!”
Guru-guru mulai curiga. “Kenapa kantin selalu ramai saat Jono datang?” tanya Bu Wati. Pak Slamet hanya mengangkat bahu sambil berkata, “Ah, itu cuma strategi bisnis, Bu. Anak-anak pasti senang kalau kantin penuh.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar