Sapi, Terong, dan Kebun Misterius
Di sebuah desa, Pak Joko memiliki kebun sayur yang terkenal subur. Suatu hari, ia menanam terong unggulan yang katanya bisa tumbuh sebesar botol minyak goreng. Tapi sayangnya, kebun itu juga jadi favorit Sapi milik tetangganya, Bu Ani.
Setiap pagi, Pak Joko datang dengan hati gembira, tapi pulang dengan wajah masam. Terong-terongnya hilang digembala sapi! “Ini terong bukan rumput, Sapi!” keluh Pak Joko sambil mengusap keningnya. Sapi hanya menatap dengan mata polos seolah berkata, “Kalau aku bisa bicara, aku pasti bilang: Kenapa kamu menanam enak-enak, tapi tidak bagi aku?”
Akhirnya, Pak Joko memutuskan memberi Sapi beberapa terong kecil. Lucunya, Sapi malah memilih yang paling besar! Warga desa tertawa, sambil berkata, “Kalau mau sukses menanam, jangan lupa bagi-bagi ke tetangga… atau sapi tetangga!”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar