Selasa, 02 September 2025

Teks Anekdot "Sapi, Terong, dan Kebun Misterius"

 

Sapi, Terong, dan Kebun Misterius

Di sebuah desa, Pak Joko memiliki kebun sayur yang terkenal subur. Suatu hari, ia menanam terong unggulan yang katanya bisa tumbuh sebesar botol minyak goreng. Tapi sayangnya, kebun itu juga jadi favorit Sapi milik tetangganya, Bu Ani.

Setiap pagi, Pak Joko datang dengan hati gembira, tapi pulang dengan wajah masam. Terong-terongnya hilang digembala sapi! “Ini terong bukan rumput, Sapi!” keluh Pak Joko sambil mengusap keningnya. Sapi hanya menatap dengan mata polos seolah berkata, “Kalau aku bisa bicara, aku pasti bilang: Kenapa kamu menanam enak-enak, tapi tidak bagi aku?”

Akhirnya, Pak Joko memutuskan memberi Sapi beberapa terong kecil. Lucunya, Sapi malah memilih yang paling besar! Warga desa tertawa, sambil berkata, “Kalau mau sukses menanam, jangan lupa bagi-bagi ke tetangga… atau sapi tetangga!”

Tidak ada komentar:

Puisi "Alamku Singkawang" oleh Hendra Bahari Singkawang

  Alamku Singkawang Di Singkawang, langit berteriak seribu warna senja Gunung berdiri sebagai penjaga mimpi yang tak tidur Angin berbisik...