Selasa, 15 September 2026

Jenis dan Contoh Prosa

 Prosa adalah karya sastra yang berbentuk cerita atau karangan yang disampaikan menggunakan bahasa bebas tanpa terikat oleh irama, rima, atau jumlah bait seperti pada puisi.

Secara umum, prosa dibagi menjadi dua kategori utama berdasarkan periode kemunculannya:

1. Prosa Lama

Prosa yang timbul dan berkembang di masyarakat tradisional sebelum masuknya pengaruh modern/Barat. Sifatnya umumnya anonim (tidak diketahui pengarangnya), bertema istana sentris, dan mengandung unsur mistis.

 A. Hikayat: Cerita rekaan berbentuk Melayu klasik yang mengisahkan kehebatan atau kesaktian tokoh utama, biasanya seputar kehidupan istana dan raja-raja.

 B. Dongeng: Cerita khayalan/fiktif yang dianggap tidak benar-benar terjadi oleh masyarakat. Jenis-jenisnya meliputi:

   1. Mitos (Mite): Cerita rakyat yang berhubungan dengan kepercayaan, dewa-dewi, atau hal gaib (contoh: Kisah Nyi Roro Kidul).

   2. Legenda: Cerita rakyat yang dikaitkan dengan asal-usul terjadinya suatu tempat atau benda (contoh: Asal-usul Danau Toba).

   3. Fabel: Cerita yang menggunkan hewan sebagai tokoh berperilaku seperti manusia (contoh: Kancil dan Buaya).

   4. Sage: Cerita rakyat yang mengandung unsur sejarah namun dipadu dengan khayalan (contoh: Lutung Kasarung).

 C. Tambo: Cerita sejarah lokal yang bercampur dengan mitos dan legenda (banyak ditemukan di daerah Minangkabau).

2. Prosa Baru (Modern)

Prosa yang ditulis setelah mendapat pengaruh dari sastra modern/Barat. Karakteristiknya adalah memiliki nama pengarang yang jelas, bertema realistis, dan berfokus pada dinamika kehidupan manusia modern.

 A. Novel: Karangan prosa panjang yang memuat rangkaian cerita kehidupan seorang tokoh dengan orang-orang di sekitarnya serta menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku.

 B. Novela: Karya prosa fiksi yang ukurannya lebih panjang dari cerpen, tetapi lebih pendek dari novel.

 C. Cerita Pendek (Cerpen): Karangan fiksi singkat yang berfokus pada satu konflik tunggal dengan jumlah tokoh terbatas.

 D. Roman: Cerita yang mengisahkan tokoh dari lahir hingga meninggal dunia, atau berfokus pada kisah percintaan secara mendalam (banyak populer di era awal sastra Indonesia modern).

Prosa Non-Fiksi

Selain prosa fiksi di atas, ada pula jenis prosa yang didasarkan pada fakta dan realitas:

 1. Biografi / Otobiografi: Catatan riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh orang lain (biografi) atau oleh dirinya sendiri (otobiografi).

 2. Esai: Karangan pendek yang membahas suatu persoalan dari sudut pandang pribadi penulis.

 3. Kritik Sastra: Ulasan mendalam dan penilaian terhadap kelebihan serta kekurangan suatu karya sastra.

 4. Artikel: Tulisan faktual yang dirancang untuk menyampaikan gagasan, berita, atau informasi di media cetak maupun digital.


Contoh Prosa Lama

 A. Hikayat: Hikayat Hang Tuah (Mengisahkan kehebatan dan kesetiaan laksamana Hang Tuah dalam membela kesultanan Malaka).

 B. Mitos: Kisah Nyi Roro Kidul (Kepercayaan masyarakat Jawa mengenai penguasa gaib Pantai Selatan).

 C. Legenda: Asal-usul Danau Toba (Kisah pemuda bernama Toba dan ikan ajaib yang berubah menjadi wanita, pembangkangan anaknya memicu banjir besar).

 D. Fabel: Kancil dan Buaya (Kisah cerdiknya Kancil membohongi kawanan buaya agar bisa menyeberangi sungai).

 E. Sage: Lutung Kasarung (Cerita rakyat Sunda tentang kebaikan hati Sanghyang Guruminda yang menyamar menjadi kera untuk membantu Purbasari).

 F. Tambo: Tambo Minangkabau (Catatan tradisional mengenai asal-usul, adat, dan silsilah suku Minangkabau).

2. Contoh Prosa Baru (Modern)

 A. Novel: Laskar Pelangi karya Andrea Hirata (Mengisahkan perjuangan 10 anak sekolah di Belitung dalam menuntut ilmu).

 B. Novela: Orang-Orang Oetimu karya Felix K. Nesi (Prosa fiksi dengan alur dan jangkauan lebih singkat dibanding novel umum).

 C. Cerita Pendek (Cerpen): Robohnya Surau Kami karya A.A. Navis (Cerita singkat berfokus pada dialog Kakek dan Ajo Sidi mengenai makna ibadah).

 D. Roman: Siti Nurbaya karya Marah Rusli (Mengisahkan kasih tak sampai antara Samsulbahri dan Siti Nurbaya akibat adat serta paksaan mengawini Datuk Maringgih).

3. Contoh Prosa Non-Fiksi

 A. Biografi: Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia karya Cindy Adams (Catatan riwayat hidup Presiden Soekarno).

 B. Otobiografi: Untuk Negeriku: Sebuah Otobiografi karya Mohammad Hatta (Catatan perjalanan hidup Hatta yang ditulis oleh dirinya sendiri).

 C. Esai: Manusia Indonesia karya Mochtar Lubis (Tulisan pandangan pribadi mengenai ciri dan kebiasaan masyarakat Indonesia).

 D. Kritik Sastra: Ulasan HB Jassin terhadap novel-novel Pujangga Baru yang menilai struktur sastra dan kekuatan bahasanya.

 E. Artikel: Tulisan di surat kabar atau portal berita yang membahas penanganan sampah perkotaan berbasis data fakta.

Tidak ada komentar:

Mite Rahasia Pohon Asam Janggi dan Penjaga Taino

Alkisah pada awal mula zaman, tatkala bumi Taino masih muda, Pohon Asam Janggi belum berdiri di tengah pusaran air laut lepas. Pada masa itu...