Sajak Sekolah Rakyat
Di sinilah langkah-langkah kecil
menemukan jalan menuju masa depan,
di bawah atap yang mungkin sederhana,
kami menanam benih harapan.
Sekolah rakyat...
namamu mungkin tak selalu disebut,
namun di dalam ruang-ruangmu
tumbuh mimpi yang tak pernah surut.
Kami datang membawa cerita,
tentang rumah, tentang keluarga,
tentang kehidupan yang penuh warna,
dan cita-cita yang ingin kami wujudkan.
Di papan tulis kami belajar membaca,
di antara angka kami mengenal dunia,
dari suara guru yang penuh makna,
kami belajar menjadi manusia.
Sekolah rakyat bukan sekadar bangunan,
bukan hanya meja, kursi, dan halaman,
ia adalah tempat harapan dipertemukan,
tempat anak bangsa menemukan masa depan.
Di sini kami belajar berdiri,
ketika kehidupan mengajarkan arti,
kami belajar jatuh lalu kembali,
sebab pendidikan memberi keberanian dalam diri.
Wahai sekolah rakyat,
jadilah pelita di tengah gelap,
jadilah jembatan bagi setiap langkah,
agar tak ada mimpi yang harus berhenti
hanya karena keadaan yang sulit.
Kelak ketika kami dewasa,
ketika langkah membawa kami jauh,
nama sekolah ini tetap kami bawa,
sebagai kenangan yang tak pernah runtuh.
Sebab dari tempat sederhana ini,
kami belajar mengejar matahari,
membawa ilmu dalam setiap langkah,
dan harapan dalam setiap hati.
Sekolah rakyat...
engkau bukan sekadar tempat kami belajar,
engkau adalah rumah bagi impian,
tempat masa depan
perlahan-lahan dilahirkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar